Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 5 Okt 2025 18:47 WITA ·

USN Kolaka Dorong Kompetensi Guru SMAN 1 Tirawuta Melalui Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Teknologi


 Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) USN Kolaka di SMA Negeri 1 Tirawuta. Perbesar

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) USN Kolaka di SMA Negeri 1 Tirawuta.

TIRAWUTA – Guna meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka, Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 1 Tirawuta.

Ketua tim PKM, Aqzhariady Khartha menjelaskan, program ini penting untuk membantu guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan guru-guru dapat memanfaatkan teknologi yang tersedia untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi.

“Dengan memetakan gaya belajar siswa, guru bisa lebih tepat dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai kebutuhan mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, sekolah yang terletak di Kolaka Timur ini menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya adalah kurangnya pemahaman guru terkait pembelajaran berdiferensiasi. Dari total 35 guru yang ada, hanya satu orang yang pernah berstatus sebagai guru penggerak. Padahal, sekolah ini sudah memiliki laboratorium komputer dan platform e-learning sederhana. Namun, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung proses belajar mengajar,” ujarnya.

Sehingga melalui program PKM, tim dosen USN Kolaka memperkenalkan pendekatan baru dengan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Salah satu inovasi yang digunakan adalah website EduPersonalNavigator–sebuah platform yang membantu guru memetakan gaya belajar siswa. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, guru dapat merancang bahan ajar digital yang sesuai dengan karakteristik masing-masing peserta didik.

“Kegiatan pelatihan tidak hanya berlangsung dalam bentuk seminar, tetapi juga disertai dengan praktik langsung dan metode peer teaching. Guru-guru dilatih untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan satu sama lain, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengenalan pembelajaran berdiferensiasi, cara merancang bahan ajar digital berbasis aplikasi, serta pengenalan karakteristik siswa berdasarkan gaya belajar mereka,” paparnya.

Ditambahkan, hasil dari program PKM ini tidak hanya dirasakan oleh guru dan siswa, tetapi juga memiliki dampak akademik yang lebih luas. Hasil kegiatan akan dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi, serta disebarluaskan melalui media sosial dan media massa. Hal ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di daerah yang menghadapi tantangan serupa, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses teknologi.

“Secara keseluruhan, PKM yang digagas oleh dosen USN Kolaka ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berbasis teknologi dan metode peer teaching, terbukti efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru,” jelasnya.

Selain itu, pelatihan ini juga mempersiapkan guru untuk lebih siap menghadapi era digitalisasi pendidikan yang menuntut kreativitas, inovasi, serta kemampuan mengelola kelas berbasis teknologi sesuai dengan karakteristik siswa.

Sementara itu, Kepala sekolah Edi Ahbar mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebutuhan sekolah yang sedang berusaha menyesuaikan diri dengan Kurikulum Merdeka.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim PKM dari USN Kolaka. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi guru kami, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang guru peserta, Fitria Ashati mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga. Pelatihan ini, kata dia, membuka wawasannya tentang cara memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran berdiferensiasi.

“Saya merasa lebih percaya diri untuk mencoba metode ini di kelas. Siswa juga terlihat lebih antusias karena bahan ajar yang diberikan lebih sesuai dengan gaya belajar mereka,” tutupnya. (eno)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya

PT Vale Genjot Pencegahan NAPZA ke Pelajar

23 Mei 2026 - 19:31 WITA

FMIPA UHO Pelajari Proses Industri Nikel di PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka

20 Mei 2026 - 08:01 WITA

Peserta dari Berbagai Daerah Mengikuti UTBK SNBT di USN Kolaka

24 April 2026 - 10:31 WITA

Gandeng PT Ceria Prima Investama, Rektor USN Kolaka: Lulusan Harus Siap Hadapi Dunia Industri

23 April 2026 - 10:22 WITA

Tingkatkan Daya Saing Siswa Kolaka, PT Vale IGP Pomalaa Gelar Bimtek OSN untuk Guru

13 April 2026 - 20:04 WITA

Dies Natalis ke-12 USN Kolaka: Perkuat Sinergi untuk Dampak Global

12 April 2026 - 16:54 WITA

Trending di Pendidikan