Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Jun 2025 13:10 WITA ·

PT Vale Perkuat Pertanian Organik untuk Masa Depan Berkelanjutan


 Salah seeorang karyawan PT Vale bersama petani binaan. Perbesar

Salah seeorang karyawan PT Vale bersama petani binaan.

KOLAKA – Di tengah tantangan global saat ini, isu kelestarian lingkungan semakin mendesak. Berbagai cara dapat dilakukan untuk menghadapi persoalan tersebut, salah satunya adalah menerapkan pertanian organik.

Pertanian ramah lingkungan yang mengandalkan bahan-bahan alami ini dapat menjadi solusi penting, bukan hanya dalam memenuhi kebutuhan pangan, namun juga untuk menjaga kesehatan manusia dan lingkungan.

Berangkat dari hal tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mengambil langkah nyata dengan menerapkan Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB), sebagai komitmen perseroan terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Manager External Relations Pomalaa, Hasmir, mengatakan bahwa PSRLB adalah bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale yang diluncurkan pada 2023 lalu. Di Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, PT Vale sudah memberdayakan puluhan petani yang tersebar di 4 area pemberdayaan yakni Kecamatan Tanggetada, Pomalaa, Baula, dan Wundulako.

Dalam program ini, IGP Pomalaa bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka dan komunitas lokal untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pertanian organik.

Hasmir tak memungkiri bahwa saat memulai program tersebut, respons masyarakat cukup beragam. Pasalnya, pertanian organik belum banyak dikenal masyarakat. “Bahkan tak sedikit warga yang beranggapan bahwa kami hanya akan datang memperkenalkan program ini kemudian hilang, tak ada lagi kelanjutannya,” ucap Hasmir dalam sebuah acara di Kolaka, Sabtu (14/6/2025).

Sebagai bentuk keseriusan, perusahaan yang menjadi bagian dari MIND ID ini menghadirkan konsultan guna membantu para petani dalam setiap prosesnya. “Kami ingin menyiapkan para petani agar bisa mandiri dan berdaya,” lugasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa IGP Pomalaa tengah fokus pada pengembangan padi organik, tanaman obat, dan komoditas sayuran. Budi daya padi organik yang dikembangkan PT Vale menerapkan metode SRI Organik atau System of Rice Intensification. Metode ini berfokus pada penggunaan pupuk organik serta praktik pertanian ramah lingkungan.

Beras organik berbagai jenis.

“Kami juga mengadakan pelatihan tanaman herbal. Tujuannya, agar mereka dapat mengenali dan menciptakan ramuan herbal yang efektif,” katanya.

Program pertanian organik yang digagas PT Vale mendapat respons positif dari masyarkat. Tuti, salah seorang petani binaan PT Vale terkesan dengan program pertanian organik yang digaungkan PT Vale.

“Ternyata bertani itu bukan asal menanam, namun harus didasarkan pada ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Warga Kelurahan Silea, Kecamatan Wundulako ini mengaku bahwa ilmu yang didapatkan selama mengikuti pelatihan pelan-pelan mulai diterapkannya. Lewat panduan dari tim PT Vale, ia mulai memanfaatkan bidang lahannya secara maksimal untuk menanam dan mengembangkan berbagai jenis tanaman obat, di antaranya kumis kucing, jahe, hingga kunyit.

Pelatihan tanaman obat

“Bagi saya, budi daya tanaman obat sangat penting untuk kesehatan keluarga,” pungkasnya.

Melalui program ini, PT Vale meneguhkan komitmennya memperkuat pertanian organik untuk masa depan berkelanjutan. Program ini bukan hanya sekadar memberikan pengetahuan tentang pertanian organik, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kesehatan dapat dikelola secara alami dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar kita. (as)

Artikel ini telah dibaca 150 kali

Baca Lainnya

Tegaskan Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Nilai bagi Negara, PT Vale Raih Penghargaan dari Gubernur Sulteng

13 April 2026 - 18:00 WITA

IPIP Dukung Pembangunan Jembatan Dhira Brata Sabilambo, Akses Masyarakat Kini Lebih Mudah

18 Maret 2026 - 19:47 WITA

Pererat Silaturahmi, PT Antam Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers

17 Maret 2026 - 13:52 WITA

BPS Kolaka Gelar FGD Standar Pelayanan Statistik Terpadu

12 Februari 2026 - 19:05 WITA

PT Vale IGP Morowali Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemerintah Desa dan Kecamatan

12 Februari 2026 - 15:55 WITA

Gelar Kampanye Lingkungan di Tanggetada, PT Vale IGP Pomalaa Dorong Warga Ubah Sampah Jadi Peluang

6 Februari 2026 - 16:12 WITA

Trending di Daerah