KOLAKA – Kecelakaan lalu lintas telah menjadi ancaman nyata bagi banyak nyawa di Indonesia, terutama bagi generasi muda yang rentan terjerumus ke dalam perilaku berisiko ini. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kolaka mencatat, sebanyak 373 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi pada 2024, dengan banyak di antaranya melibatkan remaja.
Menyikapi permasalahan itu, Polres Kolaka berkomitmen dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, baik melalui penyuluhan maupun penindakan tegas.
Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Widyatama Nugraha, mengatakan bahwa lalu lintas memiliki peran vital dalam mobilisasi masyarakat. Namun, perkembangan jumlah kendaraan dan pengendara tidak sebanding dengan ketersediaan infrastruktur jalan, sehingga sering menimbulkan berbagai permasalahan.
“Salah satu upaya kami adalah dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis, demi menciptakan kenyamanan dalam berkendara,” kata Yudha, saat menghadiri syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Aula Kemitraan Polres Kolaka, Selasa (23/9/2025).
Yudha mengingatkan personel Satlantas Polres Kolaka dalam mewujudkan komitmen keselamatan jalan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung keselamatan lalu lintas dengan perilaku berkendara yang tertib.
“Kolaborasi dan sinergitas kita bersama adalah kunci untuk menciptakan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga memberikan apresiasi kepada Satlantas Polres Kolaka atas berbagai upaya yang telah dilakukan, mulai dari pemusnahan knalpot brong hingga penyuluhan dan kerja sama lintas sektoral.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakapolres Kolaka Kompol Moch. Salman, pejabat utama Polres Kolaka, Kepala Dinas Kesehatan Kolaka, Sekretaris Dinas Perhubungan Kolaka, dan perwakilan Jasa Raharja. (as)







