Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 20 Sep 2025 11:52 WITA ·

Perkuat Komitmen Anti Narkoba di Morowali, PT Vale dan BNN Teken Nota Kesepahaman


 PT Vale menandatangani nota kesepahaman dengan BNN Morowali. Perbesar

PT Vale menandatangani nota kesepahaman dengan BNN Morowali.

MOROWALI – Narkoba menjadi ancaman serius di berbagai wilayah termasuk di Kabupaten Morowali, sebagai kawasan industri pertambangan yang melibatkan ribuan pekerja dan alat berat. Akibat yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba ini akan berdampak fatal dan menimbulkan kerusakan besar, bahkan mengancam keselamatan nyawa.

Menyadari pentingnya hal tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali bertekad untuk memperkuat komitmennya dalam memerangi narkoba di area operasional perusahaan, yaitu dengan melakukan pemeriksaan urine rutin terhadap seluruh karyawan PT Vale dan mitra kerjanya.

Sebagai bentuk keseriusan, PT Vale telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Morowali pada Senin (15/9/2025).

Head of Bahodopi Project, Wafir, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan. Dengan adanya sekitar 450 unit alat berat yang beroperasi setiap hari dan lebih dari 900 operator yang bekerja dalam dua sift, risiko dan dampak akibat pekerja yang terpengaruh narkoba sangat berbahaya.

“Kalau ada satu orang saja yang terpengaruh narkoba, dampaknya bisa menimbulkan kerusakan di mana-mana,” ujarnya.

Lebih jauh, Wafir mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, PT Vale IGP Morowali telah aktif melakukan berbagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di internal perusahaan. “Kami melihat karyawan sebagai sebuah komunitas. Harapannya, mereka datang bekerja dengan selamat, beraktivitas dengan selamat, lalu pulang kembali berkumpul dengan keluarga dengan selamat,” tambahnya.

Kepala BNN Morowali, AKBP Ricky Lesmana, mengapresiasi langkah PT Vale yang dinilainya serius dan melibatkan banyak pihak dalam perang melawan narkoba. Ia menekankan bahwa berdasarkan data intelijen, Kabupaten Morowali masuk dalam 10 besar daerah dengan peredaran narkoba terbesar di Indonesia, sehingga pencegahan harus dilakukan lebih intensif.

Kerja sama melalui MoU dengan BNN diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.

“Masalah narkotika bukan hanya tanggung jawab BNN, tapi semua lapisan masyarakat, termasuk dunia usaha. Terima kasih kepada PT Vale yang sudah sangat serius sampai membuat MoU dengan BNN. Ini langkah tepat untuk memutus rantai peredaran narkotika di wilayah Morowali,” pungkas Ricky. (red)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Tekan Kasus TBC, PT Vale Edukasi Warga Desa Totobo

21 April 2026 - 19:32 WITA

Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan

20 April 2026 - 21:17 WITA

PT Vale IGP Pomalaa Gelar Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil

31 Maret 2026 - 15:32 WITA

PT Vale Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Program ESG KIA

30 Maret 2026 - 16:51 WITA

Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI

20 Maret 2026 - 14:04 WITA

Cegah DBD, PT Vale Indonesia Gelar Promkes di Desa Ulu Baula

10 Maret 2026 - 13:43 WITA

Trending di Kesehatan