Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Jul 2022 15:39 WITA ·

ANTAM UBPN Kolaka Transplantasi Terumbu Karang di Pomalaa


 ANTAM UBPN Kolaka Transplantasi Terumbu Karang di Pomalaa Perbesar

KOLAKA – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2022 lalu, PT ANTAM UBPN Kolaka melakukan aksi peduli lingkungan berupa transplantasi terumbu karang di Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Senin (11/7/2022).

Dalam kegiatan tersebut, PT ANTAM UBPN Kolaka bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kolaka, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra), Pemerintah Desa Hakatutobu, serta Komunitas Pemuda Pencinta Alam (KAPAL) Hakatutobu.

Mine Environmental Management Asistant Manager PT ANTAM UBPN Kolaka Charles Andrianto mengatakan, transplantasi terumbu karang dilaksanakan di area seluas 100×100 meter tepatnya di Wisata Keramba Hakatutobu.

Transplantasi terumbu karang, kata dia, menggunakan metode spider web yang tiap struktur mampu menopang 18 bibit fragment karang. Selain itu juga dilakukan uji coba vertikal coral nursery untuk membibitkan karang jenis Acropora dan Seriatopora.

“Kami melepas 50 Struktur Spider Web dan 4 Vertikal Coral Nursery dengan total lebih dari 1.000 bibit fragment karang yang harapannya akan berkembang dalam 6 bulan sampai 1 tahun hingga beberapa tahun ke ke depan,” jelas Charles Andrianto.

General Manager PT ANTAM UBPN Kolaka Nilus Rahmat menambahkan, ANTAM sangat mendukung area keramba ini menjadi ikon Ecoedu Wisata di Desa Hakatutobu Kabupaten Kolaka.

“Kami berharap agar momentum ini terus berlanjut sehingga dengan berkolaborasi antar stakeholder dan pemerintah daerah, Desa Hakatutobu ini akan berkembang dengan hadirnya PT ANTAM Tbk disini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BKSDA Sultra Laode Kaida sangat mendukung kegiatan ini karena akan menumbuhkan kesadaran mencintai lingkungan di masyarakat. Ia juga menyarankan agar wisata Keramba didaftarkan ke BKSDA.

“Saran kami agar dari pemuda desa setempat untuk mendaftarkan secara legalitas nantinya satwa-satwa apa saja yang ada dalam area keramba ini agar dapat terdata di BKSDA,” katanya.

Ketua KAPAL Hakatutobu Amsyar menyebutkan, sejak 2016 PT ANTAM Tbk melalui ANTAM Diving Club memberikan edukasi kepada para pemuda pesisir tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

“Kami sangat bersyukur karena ANTAM mengedukasi sehingga kami sadar dan berupaya untuk merehabilitasi dan menjaga kelestarian ekosistem laut di desa kami,” pungkasnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana

30 Desember 2025 - 10:18 WITA

PT Vale IGP Pomalaa Salurkan Bantuan Pupuk ke Petani Huko-huko

29 Desember 2025 - 16:14 WITA

Melestarikan Budaya, Membangun Masa Depan: Festival Budaya Morowali PT Vale Menjaga Keberlanjutan Tradisi

24 Desember 2025 - 16:06 WITA

PT Vale Indonesia Tbk dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara Dorong Solusi Terpadu Mitigasi Risiko Banjir

23 Desember 2025 - 22:08 WITA

HUT Morowali ke-26: PT Vale Hadirkan Inovasi, Pemberdayaan, dan Harapan untuk Masa Depan Berkelanjutan

11 Desember 2025 - 20:53 WITA

Komitmen Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Luwu Timur, PT Vale Laksanakan Kickoff PPM–SDGs Desa 2025

9 Desember 2025 - 21:32 WITA

Trending di Daerah