KOLAKA – Keluhan kelangkaan LPG 3 Kg di masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Wundulako, Baula, dan Kecamatan Pomalaa, direspons cepat oleh anggota DPRD Kabupaten Kolaka, Firlan Muharram Alimsyah. Dalam waktu dekat, Firlan akan memanggil pihak Pertamina dalam rapat dengar pendapat (RDP).
“Sudah banyak laporan masyarakat terkait kelangkaan LPG. Secepatnya kami akan menggelar RDP bersama pihak terkait,” katanya, Sabtu (7/3/2026).
Kata dia, selain megeluhkan kelangkaan LPG 3 Kg, masyarakat juga menyoroti harga gas subsidi tersebut yang melebihi harga yang sudah ditetapkan. Padahal, kebutuhan akan LPG 3 Kg sangat masif, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
“Banyak warga yang mengeluhkan harga LPG 3 Kg yang dijual itu mencapai Rp50 ribu per tabung,” sebutnya.
Menurutnya, kelangkaan LPG 3 Kg tidak perlu terjadi. Sebab di Kabupaten Kolaka terdapat stasiun pengisian LPG 3 Kg. Karena itu, ia mendesak dinas terkait untuk melakukan pengawasan.
“Ini yang harus ditelusuri, karena jangan sampai LPG subsidi ini disalahgunakan ke tempat lain oleh agen pangkalan LPG. Apalagi Kabupaten Kolaka merupakan kota industri, tentu banyak usaha yang sedang berjalan,” katanya. (Eno)







