Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Jun 2024 09:40 WITA ·

PT Ceria Tandatangani MoU Pengelolaan Sampah dengan KPS Samaturu


 PT Ceria Tandatangani MoU Pengelolaan Sampah dengan KPS Samaturu Perbesar

KOLAKA – PT Ceria Nugraha Indotama melakukan penanda tanganan MoU (Memorandum of Understanding), terkait pengelolaan sampah An-Organik dengan Kelompok Pemerhati Sampah (KPS) Samaturu, Senin (24/06/2024) di site Wolo.

Direktur Operasional Yusram Rantesalu pada kesempatan itu menyambut baik MoU itu, sebab di PT Ceria saat ini terdapat ribuan orang. Tentunya berdampak dengan banyaknya sampah yang dihasilkan. Dengan hadirnya Pahlawan lingkungan dari Kecamatan Samaturu, tentunya menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk turut menjadi bagian dari pahlawan lingkungan.

“Setiap hari kita menghasilkan sampah kurang lebih 1 ton sampah,” katanya.

Menurut Yusram, untuk menangani persoalan sampah di PT Ceria, pihaknya telah melakukan minimalisir sekitar 500 kg sampah setiap hari, dengan cara tidak membolehkan karyawan maupun mitra menggunakan kotak makanan dari bahan plastik atau karton, tapi menganti dengan tempat makanan yang bisa digunakan berulang-ulang seperti tupperware.

“Saat ini 500 kg/hari sampah. Sebelumnya 1 ton (1000 kg) per hari karena beberapa inisiatif dengan mengganti kotak makan dan melarang penggunaan stereo form Masuk ke dalam area IUP,” ungkapnya.

Selain itu, ke depan pihak PT Ceria akan bekerjasama dengan masyarakat Wolo terkait sampah domestik, sehingga menjadi pakan ternak, sehingga nantinya ketersediaan daging atau makanan bagi karyawan akan terselesaikan dengan hewan peliharaan masyarakat.

“Kita semua berharap Wolo terbebas dari sampah,” harap Yusram Rantesalu.

Sekretaris Camat Samaturu, Sarwono pada kesempatan itu berharap, dalam pengelolaan sampah An-Organik dibutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Karena itu, melalui MoU dengan PT Ceria dengan KPS Samaturu dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lainnya.

“Kami siap backup MoU ini,” kata Sarwono.

Sementara itu, Camat Wolo Ilham mengatakan, pada tahun lalu bersama tim PT Ceria dan Pemkec Wolo melakukan studi biru di Kabupaten Banyumas terkait pengelolaan sampah, apalagi sampah sudah menjadi persoalan dunia.

Dengan tipologi wilayah Wolo yang unik, ditambah 45 persen wilayahnya sudah menjadi kawasan industri, Wolo kesulitan untuk membuat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Karena itu Pemkec Wolo sangat mendukung adanya MoU PT Ceria dengan KPS Samaturu.

“Kami sangat senang ada pemerhati lingkungan dari Kecamatan Samaturu mau mengurus atau mengelolah sampah, sebab kendala Wolo saat ini terkait TPA,” katanya.

Tak lupa Ilham memberikan apresiasi kepada PT Ceria yang meskipun masih seumur jagung berinvestasi di Kabupaten Kolaka, tapi sudah memikirkan persoalan sampah, dibandingkan dengan perusahaan yang sudah lama berinvestasi di Kabupaten Kolaka tapi masih bermasalah dengan persoalan sampahnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 119 kali

Baca Lainnya

Tegaskan Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Nilai bagi Negara, PT Vale Raih Penghargaan dari Gubernur Sulteng

13 April 2026 - 18:00 WITA

IPIP Dukung Pembangunan Jembatan Dhira Brata Sabilambo, Akses Masyarakat Kini Lebih Mudah

18 Maret 2026 - 19:47 WITA

Pererat Silaturahmi, PT Antam Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers

17 Maret 2026 - 13:52 WITA

BPS Kolaka Gelar FGD Standar Pelayanan Statistik Terpadu

12 Februari 2026 - 19:05 WITA

PT Vale IGP Morowali Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemerintah Desa dan Kecamatan

12 Februari 2026 - 15:55 WITA

Gelar Kampanye Lingkungan di Tanggetada, PT Vale IGP Pomalaa Dorong Warga Ubah Sampah Jadi Peluang

6 Februari 2026 - 16:12 WITA

Trending di Daerah