Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 21 Okt 2026 14:21 WITA ·

Vale Indonesia Perkuat Kemandirian Masyarakat dan Ekonomi Lokal melalui PPM Expo 2026


 Vale Indonesia Perkuat Kemandirian Masyarakat dan Ekonomi Lokal melalui PPM Expo 2026 Perbesar

KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk (Vale Indonesia), bagian dari MIND ID, melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, menyelenggarakan PPM Expo 2026 di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Kolaka, Sabtu (17/10/2026). Bertema “Berkarya dan Berdaya Bersama PT Vale Indonesia”, kegiatan ini menjadi ruang promosi produk dan temu bisnis bagi kelompok binaan Program Pengembangan serta Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Livelihood Restoration Program (LRP).

PPM Expo 2026 merupakan bagian dari upaya Vale Indonesia untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha dengan peningkatan kapasitas, penguatan produk lokal, serta perluasan jejaring pemasaran. Inisiatif ini juga membuka peluang bagi kelompok binaan untuk terhubung dengan pelaku usaha dan calon mitra potensial.

Head of External Relations Regional and Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, menyampaikan,”Kehadiran Perusahaan di wilayah operasional juga mencakup upaya meningkatkan pemberdayaan dan kualitas hidup masyarakat bersama para pemangku kepentingan lainnya. PPM Expo ini adalah salah satu bentuk komitmen kami bagi kemajuan masyarakat dan dukungan kepada Pemerintah Daerah untuk memajukan wilayahnya.

Selain mengembangkan bisnis di wilayah ini, Vale Indonesia juga hadir untuk memajukan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan. Perluasan pasar merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM. Karena itu, PPM Expo dirancang untuk mempertemukan produk kelompok binaan dengan peluang pemasaran dan kemitraan yang lebih luas.”

“Kami menyadari bahwa UMKM adalah salah satu tulang punggung dari ekonomi daerah dan nasional. Karena itu, Expo ini adalah bagian dari upaya kami untuk membuka akses pasar, memperkuat jejaring dan pendapatan,” tambah Endra.

PPM Expo 2026 menampilkan produk dari lima klaster, yaitu kakao dan Kelompok Wanita Tani (KWT), pesisir dan perikanan, LRP, Bank Sampah, serta beras organik dan tanaman herbal. Produk yang dipamerkan meliputi kakao fermentasi, bubuk kakao, cokelat batangan, sambal lokal, minyak kelapa murni, aneka pangan olahan, bandeng presto, nila marinasi, abon ikan, produk daur ulang, beras organik, dan minuman herbal.

Seiring dengan perkembangan kualitas komoditas lokal seperti kakao dan hasil perikanan, ke depan Vale Indonesia juga akan memperluas promosi produk UMKM binaan melalui berbagai agenda di wilayah-wilayah operasional Perusahaan di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Jakarta.

Pemerintah Kabupaten Kolaka mengapresiasi kontribusi Vale Indonesia dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional. Dalam sambutannya, Bupati Kolaka Amri Djamaluddin menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk membangun kapasitas serta memperkuat ekonomi lokal.

“Program PPM ini merupakan wujud nyata kemitraan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Program PPM merupakan investasi bersama untuk membangun kapasitas masyarakat,” kata Bupati yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kolaka Arifin Jamal Budi Darma .

Berdasarkan data BPS yang dirujuk dalam sambutan Kepala Bappeda, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka pada 2025 mencapai sekitar 6,9%, sementara sektor pertambangan berkontribusi sekitar 53% terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) daerah. Dalam konteks tersebut, pengembangan UMKM, pertanian, dan usaha berbasis potensi desa menjadi bagian penting untuk memperluas kesempatan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk, penguatan kelompok usaha, serta pengembangan sektor pertanian dan pengelolaan lingkungan.

PPM Expo 2026 berlangsung pada 10–15 Oktober 2026 di sejumlah desa dan kelurahan. Kegiatan dalam acara ini juga meliputi lomba masakan daerah Kolaka, lomba mewarnai bagi anak PAUD dan TK, pengolahan hasil perikanan, kerajinan daur ulang, serta pengembangan produk olahan kakao. Sebanyak 50 anak dari keluarga kelompok binaan mengikuti lomba mewarnai bertema lingkungan, keasrian desa, dan pohon kakao. Di bidang pengelolaan lingkungan, pengurus dan nasabah dari 13 Bank Sampah Unit berpartisipasi dalam pengembangan produk daur ulang yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. (Red)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Vale Indonesia Dorong Kelembagaan Petani Organik Kolaka Lebih Mandiri dan Berkelanjutan

1 November 2026 - 18:29 WITA

Vale Indonesia Dorong Keterlibatan Pelaku Usaha Lokal dalam Rantai Pasok IGP Pomalaa

31 Oktober 2026 - 23:10 WITA

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026

31 Oktober 2026 - 23:06 WITA

Vale Indonesia Terus Dukung Pemberdayaan Masyarakat dengan Menghadirkan UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357

19 Oktober 2026 - 09:36 WITA

Perluas Akses Pasar Lewat Rumah Oleh-Oleh Telaloa, Vale Indonesia Dorong UMKM Lokal Tumbuh Lebih Pesat

5 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

28 September 2026 - 08:21 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis