Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 28 Mei 2025 16:29 WITA ·

Rektor Unhas: Green Mining PT Vale Jadi Pusat Vokasi Hilirisasi Indonesia Timur


 Bibit di pusat persemaian PT Vale. Perbesar

Bibit di pusat persemaian PT Vale.

SOROWAKO – Sebagai perusahaan pertambangan yang sudah beroperasi selama lebih dari 56 tahun, penerapan praktik berkelanjutan yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) adalah komitmen yang terus dijaga baik. Hal ini merupakan bagian dari upaya anak usaha Mining Industry (MIND ID) untuk mewujudkan pertambangan hijau atau green mining. Upaya ini juga menarik perhatian perguruan tinggi, yaitu Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk berkolaborasi.

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa mengungkapkan, bukti nyata penerapan praktik pertambangan berkelanjutan yang dilakukan oleh PT Vale tercermin dari pengelolaan Taman Kehati Sawerigading Wallacea yang merupakan reklamasi pasca tambang.

“Nursery ini membuktikan bahwa ada peluang untuk membuat alam lebih terjamin keberlanjutannya. Keberadaan Taman Kehati Sawerigading ini saya kira perlu kita support dan apresiasi,” ungkapnya, Rabu (28/5/2025).

Dia menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Vale dan PT Huayou, yang salah satu fokusnya adalah mendekatkan kampus Unhas kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur (Lutim). Harapannya, Unhas bisa turut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia agar bisa terserap di industri. Hal itu sejalan dengan visi Unhas untuk bisa berkontribusi dan memberikan dampak dan solusi terhadap industri melalui penyiapan sumber daya manusia yang dibutuhkan.

“Salah satu yang kita sepakati adalah bagaimana menjadikan Luwu Timur ini sebagai salah satu tempat berdirinya Unhas yang memfokuskan kebutuhan daerah dan industrialisasi termasuk PT Vale, Kita tidak mau orang-orang lokal hanya menjadi penonton, sehingga harus hadir di sini sekolah vokasi,” tegasnya.

Ia juga berharap, Unhas bisa memanfaatkan keberadaan PT Vale untuk bekerja sama dan mewujudkan keberlanjutan dengan optimalisasi berbagai potensi yang ada. “Sehingga kami akan bisa berkontribusi nyata pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberadaan PT Vale dan PT Huayou adalah berkah bagi bangsa Indonesia. Karena tanpa perusahaan yang dapat mengelola dengan bijak, potensi sumber daya alam yang ada tidak akan bisa termanfaatkan.
“Unhas tentu sangat mensupport keberadaan industri nikel di Indonesia karena ini untuk bangsa dan dunia. Selama ini PT Vale dan PT Huayou sudah menerapkan prinsip ESG dan mengikuti berbagai standar lingkungan yang ada,” paparnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

Baca Lainnya

61 Talenta Seni Terbaik Sultra Berebut Tiket PEKSIMINAS XVIII

28 Juli 2026 - 14:23 WITA

Program Kerja Mahasiswa KKN USN Kolaka di Iwoikondo Diharapkan Mendukung Pembangunan Desa

23 Juli 2026 - 14:06 WITA

FST USN Kolaka Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Lisensi Software Tambang Berstandar Global dari Micromine Australia

16 Juli 2026 - 14:24 WITA

USN Kolaka Perkuat Kolaborasi Industri Global, Hadirkan Lisensi Micromine Australia dan Campus Hiring bagi Mahasiswa dan Alumni

16 Juli 2026 - 09:41 WITA

BEM USN Kolaka Inisiasi FGD, Stakeholder Sepakati Pembentukan Forum Kolaborasi Multi Stakeholders untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

6 Juli 2026 - 07:52 WITA

Dorong Generasi Peduli Lingkungan, PT Vale Edukasi Praktik Green Mining Lewat Nursery Tanggetada

30 Juni 2026 - 21:54 WITA

Trending di Pendidikan