Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 12 Jul 2026 20:38 WITA ·

PT ANTAM Dorong Promosi Produk Lokal dan Pemberdayaan UMKM dalam Pameran Dekranas


 PT ANTAM Dorong Promosi Produk Lokal dan Pemberdayaan UMKM dalam Pameran Dekranas Perbesar

MAKASSAR – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PT ANTAM (Persero) Tbk turut berpartisipasi dalam pameran yang diselenggarakan dalam rangka kegiatan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), yang berlangsung di Makassar mulai tanggal 9 sampai 12 Juli 2026, di Trans Studio Makassar.

Pameran ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan berbagai produk kerajinan unggulan daerah kepada masyarakat luas, sekaligus membuka peluang kerja sama dan perluasan pasar bagi para perajin lokal. Beragam produk yang dipamerkan meliputi kain tenun, kerajinan tangan, aksesoris, hingga produk kreatif lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya dan kearifan lokal.

Melalui keikutsertaan pada pameran Dekranas, PT ANTAM menghadirkan produk-produk hasil binaan masyarakat yang telah mendapatkan pendampingan dalam peningkatan kualitas produksi, desain, pengemasan, dan pemasaran. Upaya ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.

Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat, pengembangan mitra binaan ini, PT ANTAM mengikutkan 2 mitra binaan yakni Kerajinan Tali Rajut dan Kain Tenun yang berasal dari Kabupaten Kolaka. Salah satu mitra binaan, Zainab Karbelawati perwakilan dari Kerajinan Tali Rajut menyampaikan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam pameran Dekranas karena menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memperoleh peluang untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga mendapatkan masukan dari pengunjung serta membangun jejaring dengan pelaku usaha dari berbagai daerah. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT ANTAM yang telah memberikan pendampingan dan kesempatan bagi UMKM untuk terus berkembang. Harapan kami, produk-produk lokal semakin dikenal, memiliki daya saing yang tinggi, dan mampu menembus pasar yang lebih luas”, ujarnya.

Muhammad Rusdan, Kolaka Region CSR & ER Sub. Division Head, menyampaikan bahwa partisipasi dalam pameran Dekranas merupakan kesempatan penting untuk memperluas jejaring pemasaran sekaligus memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk menunjukkan kualitas produk yang mereka hasilkan.

“Kami berharap keikutsertaan dalam pameran ini dapat meningkatkan promosi produk kerajinan lokal, memperluas akses pasar, serta memberikan motivasi kepada para perajin untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk yang berkualitas serta memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya.

Selain menjadi sarana promosi, pameran ini juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut diharapkan produk-produk kerajinan lokal semakin dikenal dan mampu bersaing di berbagai pasar.

Keikutsertaan PT ANTAM dalam pameran Dekranas merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mendukung pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah. (Red)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Penutupan Pelatihan Kain Tenun dan Tali Rajut, Wujud Komitmen Perusahaan dalam Pemberdayaan Masyarakat

6 Juli 2026 - 07:55 WITA

PT ANTAM Raih Penghargaan Terbaik II Rehabilitasi DAS Sulawesi Tenggara

24 Juni 2026 - 17:18 WITA

ANTAM Bagikan Dividen Rp 5,04 Triliun, Catatkan Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah

12 Juni 2026 - 14:30 WITA

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Antam Kolaka Tanam Ribuan Pohon di Bukit Tera

11 Juni 2026 - 15:11 WITA

IPIP Tunjukkan Kepedulian terhadap Budaya Indonesia Melalui Seminar Budaya Lokal

9 Juni 2026 - 19:46 WITA

PT Vale Catatkan Kinerja Solid Tahun Buku 2025 hingga Tetapkan Dividen

2 Juni 2026 - 19:36 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis