Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 2 Mei 2023 17:32 WITA ·

211 Rumah di Kolut Terendam Banjir


 Sejumlah rumah di Kabupaten Kolaka Utara terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (1/5/2023) dini hari. Perbesar

Sejumlah rumah di Kabupaten Kolaka Utara terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (1/5/2023) dini hari.

KOLAKA UTARA – Sebanyak 211 rumah di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (1/5/2023) dini hari.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolut, terdapat 211 rumah warga di 2 desa dan 1 kelurahan yang terendam banjir cukup parah. Rinciannya, 60 rumah di Desa Tahibua, Kecamatan Tiwu, 31 rumah di Desa Patowonua, Kecamatan Lasusua, dan 120 rumah di Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa.

Pj Bupati Kolaka Utara, Parinringi mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kolut telah dikerahkan untuk melakukan penggalian saluran air. Pasalnya, sejumlah drainase dinilai tidak optimal dan terdapat sumbatan di beberapa titik.

“Kami berupaya memastikan agar genangan air lekas surut,” ujar Parinringi saat ditemui di lokasi banjir, Selasa (2/5/2023).

Pihaknya juga telah menyiapkan pompa air untuk menyedot genangan air dari rumah-rumah masyarakat kemudian disalurkan ke sungai.

“Kendaraan pemadam juga telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu warga melakukan penyemprotan endapan lumpur akibat banjir,” terangnya.

Parinringi juga mengatakan telah memerintahkan Dinas Sosial Kolaka Utara untuk turun ke lokasi banjir guna mendata korban terdampak banjir untuk diberikan bantuan.

Kepala BPBD Kolaka Utara, Andi Faizal mengungkapkan bahwa banjir di Desa Patowonua telah surut. Penyebab utama banjir, sambung dia, akibat drainase yang buruk.

Selain itu, sungai di Desa Tojabi juga meluap karena plat duiker di Jalan Trans Sulawesi tersumbat sampah pepohonan, sehingga perumahan BTN di desa tersebut tergenang air.

“Dinding Jalan Trans Sulawesi di Desa Katoi sempat longsor namun kini telah ditangani menggunakan alat berat. Lalu lintas juga sudah normal,” katanya. (feb)

Artikel ini telah dibaca 129 kali

Baca Lainnya

Perkuat Kepatuhan Ketenagakerjaan, Vale Indonesia Dorong Disiplin Pelaporan Mitra Kerja IGP Pomalaa

9 Oktober 2026 - 22:43 WITA

Suara Berbeda dari Balambano, Arpa Jaska: Sebagian Besar Warga Justru Dukung Jalur Pipa Minyak PT Vale

9 Oktober 2026 - 20:45 WITA

IPIP Paparkan Sederet Program CSR, dari Pengendalian Debu hingga Penanganan Sungai Oko-Oko

1 Oktober 2026 - 15:43 WITA

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

26 September 2026 - 16:19 WITA

PT Vale Tegaskan Komitmen Tata Kelola, Keselamatan, dan Kepatuhan Operasional di Pomalaa

24 September 2026 - 13:49 WITA

FKPPAT UBPN Kolaka 2026 Dikukuhkan, Wujudkan Organisasi yang Solid, Kompeten dan Kontributif

5 September 2026 - 14:24 WITA

Trending di Daerah