Menu

Mode Gelap

Nasional · 29 Apr 2022 13:05 WITA ·

PT Vale dan Huayou Jalin Kerjasama untuk Proyek HPAL Pomalaa


 PT Vale dan Huayou Jalin Kerjasama untuk Proyek HPAL Pomalaa Perbesar

JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk bersama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Company Limited telah menandatangani Perjanjian Kerangka Kerjasama untuk mengembangkan fasilitas pengolahan High-Pressure Acid Leaching (HPAL) di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Perjanjian kerangka kerjasama ditandatangani oleh Febriany Eddy dan Bernardus Irmanto, masing-masing sebagai CEO dan CFO PT Vale dan Xuehua Chen, pimpinan Huayou. Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Deshnee Naidoo selaku Presiden Komisaris PT Vale yang berpartisipasi secara virtual.

Para pihak pada prinsipnya telah menyepakati hal-hal pokok yang terkait dengan Proyek HPAL Pomalaa, yaitu Huayou akan membangun dan melaksanakan proyek HPAL Pomalaa, dan PT Vale akan memiliki hak untuk mengakuisisi hingga 30 persen saham proyek HPAL Pomalaa tersebut.

Proyek HPAL Pomalaa akan mengadopsi dan menerapkan proses teknologi dan konfigurasi HPAL Huayou yang telah teruji untuk memproses bijih limonit dan bijih saprolit kadar rendah dari tambang PT Vale di Pomalaa, untuk menghasilkan Produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan potensi kapasitas produksi hingga mencapai 120.000 metrik ton nikel per tahun.

Kedua perusahaan akan bekerja sama untuk meminimalkan jejak karbon proyek dan selanjutnya para Pihak sepakat untuk tidak menggunakan pembangkit listrik tenaga batubara captive sebagai sumber listrik dalam bentuk apapun untuk pengoperasian Proyek HPAL Pomalaa.

Para pihak akan menandatangani perjanjian-perjanjian definitif tidak lebih dari jangka waktu enam bulan setelah penandatanganan FCA ini. Beberapa konstruksi yang telah dimulai melalui kegiatan pendahuluan yang dilakukan PT Vale akan tetap berjalan bahkan dipercepat dengan adanya kesepakatan ini dengan tujuan untuk menyelesaikan pembangunan dalam periode tiga tahun.

“Kami menghargai bahwa mitra kami datang dengan agenda rendah karbon, bukan untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga batu bara. FCA ini merupakan bukti keselarasan komitmen keberlanjutan kami yang sangat penting bagi PT Vale. Huayou telah membuktikan rekam jejaknya dalam konstruksi dan operasi HPAL di Indonesia. Kami yakin bahwa kedua pihak dapat menjadi pelengkap yang baik satu sama lain.” kata Febriany, Kamis (28/4/2022).

“Ini merupakan tonggak penting yang mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk mengembangkan sumber daya nikel Indonesia yang berkelas dunia,” kata Deshnee Naidoo.

PT Vale berkomitmen untuk memperluas operasi di Indonesia dan mendukung masa depan negeri yang berkelanjutan sebagai perusahaan pertambangan yang terpercaya dan bertanggung jawab, menciptakan nilai dan peluang pada masyarakat di mana kami beroperasi. (RED)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Raih Penghargaan di ESG Appreciation 2025, PT Vale Indonesia Perkuat Peran sebagai Pelopor Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Komunitas

20 November 2025 - 20:41 WITA

Capai Peringkat Risiko ESG Terbaik, PT Vale Indonesia Masuk Daftar 15 Perusahaan Pertambangan Berisiko Terendah di Dunia

14 November 2025 - 20:14 WITA

Inovasi Otomasi Rasio Slag Furnace Berbasis Machine Learning PT Vale Raih Gold Achievement di OPEXCON 2025

14 November 2025 - 20:06 WITA

Raih Penghargaan Subroto 2025 untuk Kinerja PPM, Program PT Vale Indonesia “Matano Iniaku” Jadi Bukti Nyata Pertambangan yang Menghidupkan Alam dan Manusia

26 Oktober 2025 - 11:13 WITA

Indonesia di Pusat Mineral Kritis: Menempa Masa Depan Energi Berkelanjutan

11 Oktober 2025 - 10:53 WITA

Program Health Improvement PT Vale IGP Morowali Raih Platinum Champion dan Special Achievement BISRA 2025

1 Oktober 2025 - 14:17 WITA

Trending di Nasional